Beberapa hari yang lalu aku lagi beres-beres kamar. Niatnya sih cuma mau rapihin barang-barang yang udah lama nggak dipakai. Soalnya makin ke sini rasanya kamar makin penuh, padahal aku juga nggak ngerasa beli banyak barang.
Nah pas lagi beres-beres itu, aku nemu beberapa barang lama. Ada catatan, kertas-kertas yang sebenarnya udah nggak kepakai, sampai beberapa barang yang bahkan aku lupa dulu dapatnya dari mana.
Kalau dipikir-pikir sekarang, sebenarnya barang-barang itu udah nggak ada gunanya lagi. Nggak dipakai, nggak dibuka, bahkan ada yang udah bertahun-tahun cuma diam di pojokan.
Tapi anehnya, pas mau dibuang aku malah berhenti sendiri.
Aku lihat dulu satu-satu.
Terus baca lagi isi catatannya.
Lihat tanggalnya.
Terus tiba-tiba malah jadi ingat masa-masa tertentu.
Padahal awalnya cuma mau beres-beres kamar.
Dari situ aku jadi sadar, kadang yang bikin kita susah membuang sesuatu itu bukan karena barangnya masih berguna.
Tapi karena ada cerita di balik barang itu.
Misalnya foto lama. Secara fungsi ya cuma foto. Tapi begitu dilihat, tiba-tiba kita ingat siapa aja yang ada di foto itu, lagi di mana waktu itu, bahkan kadang bisa ingat suasana harinya.
Atau mungkin tiket, surat, buku catatan, atau barang-barang kecil yang sebenarnya nggak mahal.
Kalau dilihat orang lain mungkin cuma barang biasa.
Tapi buat pemiliknya, barang itu punya cerita.
Aku jadi ingat kalau setiap orang pasti punya satu atau dua barang yang sebenarnya udah nggak penting lagi, tapi tetap disimpan sampai sekarang.
Bukan karena sayang sama barangnya.
Tapi karena sayang sama kenangannya.
Lucunya, waktu kejadian itu masih berlangsung, kita sering menganggap semuanya biasa aja. Nggak pernah kepikiran kalau beberapa tahun kemudian kita bakal senyum sendiri cuma karena nemu barang yang pernah ada di masa itu.
Mungkin karena memang seiring bertambahnya umur, kita jadi makin sadar kalau waktu berjalan cepat banget.
Orang-orang yang dulu sering ketemu sekarang sibuk dengan urusannya masing-masing.
Tempat-tempat yang dulu sering didatangi mungkin sudah berubah.
Bahkan diri kita yang sekarang juga nggak sama seperti beberapa tahun yang lalu.
Makanya kadang ada rasa nyaman saat menemukan barang lama.
Rasanya kayak ketemu lagi sama bagian kecil dari masa lalu yang sempat terlupakan.
Dan menurutku itu wajar.
Karena kadang yang kita simpan selama ini memang bukan barangnya.
Yang kita simpan adalah cerita, momen, dan kenangan yang pernah hadir bersama barang itu.
Makanya meskipun barangnya sederhana, rasanya tetap sulit untuk dibuang begitu saja.
