Kalau beberapa bulan lalu ada yang bilang aku bakal bisa jalanin AI di laptop sendiri, mungkin aku bakal bingung sih gimana caranya. Karena selama ini yang aku tahu soal AI ya sebatas ChatGPT, Gemini, dan AI lain yang tinggal buka website lalu langsung dipakai.
Aku nggak pernah kepikiran kalau ternyata AI juga bisa dijalankan secara lokal di perangkat sendiri. Baru tau infonya juga dari om Ahmad dan disitu aku tertarik karena penasaran gimana jadinya kalo AI bisa jalan di local.
Sebagai orang yang baru mulai belajar dunia AI, aku nggak tahu apa itu AI Local, LLM, Ollama, sampai model-model AI yang bisa dijalankan tanpa internet. Jujur aja, waktu pertama kali baca istilah-istilah itu rasanya lumayan bikin bingung. Aku coba pelajari pelan-pelan dan kuncinya sih fokus satu materi dulu dan fahami betul-betul.
Setelah cukup paham fundamentalnya, aku coba install. Tapi sebelum install Ollama, aku cek dulu kapasitas disk laptopku masih cukup atau nggak. Setelah dicek, ternyata untuk Ollama masih aman. Tapi untuk model AI yang ukurannya besar, laptopku udah nggak kuat nampung.
Nah akhirnya aku coba minta saran juga ke ChatGPT, enaknya pakai model apa yang masih ringan buat laptopku. Dari situ aku disaranin pakai model gemma3:1b karena ukurannya relatif kecil dan cocok buat dicoba pertama kali.

Oke, akhirnya aku coba install Ollama dan gemma3:1b. Nah ternyata setelah dua-duanya berhasil terpasang, aku udah bisa langsung ngobrol dan nanya-nanya ke AI-nya. Jujur aja, bayanganku sebelumnya bakal ribet. Harus setting ini, setting itu, konfigurasi sana sini, dan kemungkinan bakal banyak error. Ternyata prosesnya jauh lebih sederhana dari yang aku kira.
Aku mulai coba nanya berbagai hal ke AI Local itu. Sekalian aku penasaran juga gimana performanya kalau dibandingkan dengan AI yang biasa aku pakai lewat website. Dan memang terasa bedanya.
Karena model yang aku pakai termasuk ringan, waktu jawabannya juga nggak secepat model-model besar yang biasa dipakai di internet. Kadang perlu nunggu beberapa detik sampai jawabannya selesai muncul. Tapi buatku itu tetap menarik, karena untuk pertama kalinya aku melihat AI berjalan langsung di laptopku sendiri tanpa perlu buka browser atau bergantung ke layanan online.
Ada rasa kagum juga waktu AI nya bisa jalan. Walaupun mungkin buat orang yang sudah lama belajar AI hal ini biasa aja, tapi buatku yang baru mulai belajar, ini cukup bikin tambah semangat (real no fake fake wkwk).
Seenggak nya sekarang aku jadi lebih paham bagaimana AI itu dijalankan, bukan cuma bagaimana cara menggunakannya.
Sejauh ini aku baru bisa nanya-nanya ke AI Local-nya. Belum bisa nambahin file atau membuat fitur yang lebih kompleks seperti RAG maupun integrasi dengan dokumen pribadi. Saat ini aku masih coba pelajari pelan-pelan, dan nambah materi baru untuk diuji coba.
Tapi mungkin emang begitu proses belajarnya. Nggak harus langsung bisa semuanya dalam satu hari. Yang penting terus mencoba, terus penasaran, dan terus belajar sedikit demi sedikit.
Karena kalau dipikir-pikir lagi, beberapa minggu lalu aku bahkan belum tahu apa itu Ollama dan model AI. Dan sekarang aku sudah berhasil menjalankan AI Local pertama di laptopku sendiri.
Buat sebagian orang mungkin ini hal yang biasa. Tapi buatku, ini adalah awal dari banyak hal baru yang ingin aku pelajari.
Tunggu update selanjutnya yaa, hehehe.
