Pengalaman Belajar HTML dari Nol dan Membuat Mini Website Pertama

Written by

in

Hallo guys,

Di tulisan ini aku mau update progress belajar HTML-ku. Bulan ini aku akhirnya selesai belajar dasar-dasar HTML, dan dari awal aku sudah pasang target: setiap selesai belajar, aku harus bikin satu mini website.

Awalnya aku mulai belajar HTML dari website W3Schools.
Aku pilih W3Schools karena penjelasannya simpel, step by step, dan yang paling ngebantu itu ada fitur Try it Yourself. Jadi aku bisa langsung nyobain kode HTML tanpa harus ribet setup apa-apa. Dari situ aku mulai kenal struktur dasar HTML seperti <!DOCTYPE html>, <html>, <head>, dan <body>.

Setiap selesai satu materi, aku selalu coba praktek sendiri. Mulai dari yang paling dasar dulu, kayak bikin heading, paragraf, dan list. Setelah itu lanjut ke link, gambar, tabel, sampai form. Jujur aja, di awal aku sempat bingung karena banyak tag baru yang belum pernah aku lihat sama sekali. Tapi makin sering dicoba, pelan-pelan mulai kebayang alurnya.

Sesuai target yang aku buat dari awal, setiap selesai beberapa materi aku langsung terapkan ke mini website. Jadi bukan cuma sekadar ngikutin contoh, tapi aku coba gabungin semua yang sudah aku pelajari ke satu halaman web sederhana. Dari situ aku mulai ngerasain gimana rasanya nulis kode dari nol dan lihat hasilnya langsung muncul di browser.

Walaupun mini website yang aku buat masih sederhana dan tampilannya belum terlalu rapi, tapi aku ngerasa puas karena itu benar-benar hasil dari proses belajarku sendiri. Dari yang awalnya belum pernah belajar HTML sama sekali, sampai akhirnya bisa bikin website kecil dengan kode buatan sendiri.

Mini website yang aku buat ini punya tujuan yang sederhana. Website ini aku rancang sebagai simulasi warung gudeg Jogja, dengan harapan ke depannya bisa membantu update jualan ibuku. Di dalamnya, aku bikin fitur untuk mengelist jumlah pesanan yang masuk setiap ada orderan.

Lewat mini website ini, aku jadi belajar kalau HTML itu nggak cuma soal tampilan, tapi juga bisa dipakai buat nyusun alur informasi. Mulai dari menampilkan menu, data pesanan, sampai halaman daftar pesanan yang tersimpan. Walaupun masih sederhana dan belum sempurna, project ini bikin aku lebih paham gimana HTML bekerja secara nyata dan bisa dipakai buat kebutuhan sehari-hari.

Buat aku pribadi, mini website ini bukan cuma soal belajar HTML, tapi juga tentang bagaimana ilmu yang aku pelajari bisa punya manfaat langsung. Dari yang awalnya cuma belajar dasar-dasarnya, sekarang aku sudah bisa bikin website kecil dengan tujuan yang jelas: membantu pencatatan pesanan warung gudeg.

Intinya, dari belajar HTML sampai jadi mini website ini, prosesnya seru walaupun kadang bikin pusing. Dari yang awalnya cuma coba-coba dan bingung sama tag HTML, sekarang setidaknya aku sudah punya satu website kecil hasil usahaku sendiri.

Mini website ini mungkin masih jauh dari sempurna, tapi buat aku ini jadi bukti kalau aku benar-benar belajar dan berproses. Ke depannya, aku pengen terus ngembangin website ini sambil lanjut belajar hal baru, supaya apa yang aku pelajari nggak cuma berhenti di teori, tapi bisa benar-benar kepake dan punya manfaat nyata.

Oke segitu dulu ceritaku. Bye bye guys, terima kasih yang sudah baca sampai akhir! 👋✨

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *