Easy Hosting Control Panel (EHCP)

Written by

in

Apa Itu Easy Hosting Control Panel?

Easy Hosting Control Panel (EHCP) adalah sebuah control panel berbasis web yang digunakan untuk mempermudah pengelolaan web hosting pada server Linux. Dengan EHCP, pengguna dapat mengatur website, domain, database, dan email melalui satu tampilan tanpa perlu banyak perintah terminal.

EHCP bekerja dengan mengelola layanan server seperti web server dan database secara otomatis, sehingga proses pembuatan dan pengelolaan hosting menjadi lebih mudah, terutama bagi pemula.

Setelah mengetahui pengertian dan cara kerja Easy Hosting Control Panel (EHCP), selanjutnya kita akan langsung masuk ke tutorial penggunaan EHCP agar lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.

Topologi

Konfigurasi Easy Hosting Control Panel

Langkah pertama, kamu perlu update terlebih dahulu yang berfungsi untuk memperbarui daftar paket (repository) dengan menggunakan perintah apt update

Setelah itu, pindah ke direktori home, kemudian download paket EHCP dengan menggunakan perintah wget -O ehcp.tgz www.ehcp.net/ehcp_2004.tgz

Kemudian, lakukan ekstraksi file EHCP dengan menjalankan perintah tar -zxvf ehcp.tgz lalu masuk ke directori echp.

Install ECHP nya dengan menggunakan perintah ./install.sh

Selanjutnya, klik Enter untuk memulai proses instalasi EHCP. Pada tahap ini, sistem akan mengunduh dan menginstal seluruh paket yang dibutuhkan, seperti PHP, Apache2, MariaDB, SquirrelMail, Bind9, dan paket pendukung lainnya.

Tunggu beberapa menit sampai proses pengunduhan paket selesai dan berlanjut ke tahap kedua, kemudian tekan Enter untuk melanjutkan.

Selanjutnya, isikan data pribadi yang diminta, seperti nama dan alamat email. Setelah itu, masukkan password MySQL root dan password admin EHCP Panel. Password dapat menggunakan nilai default atau diganti sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.

Untuk hostname dan IP address, biarkan menggunakan pengaturan default. Selanjutnya, pilih bahasa English (en), kemudian pilih Yes untuk melanjutkan proses instalasi.

Tunggu hingga proses instalasi selesai. Setelah itu, akan muncul notifikasi konfigurasi email Roundcube, silakan pilih Yes untuk melanjutkan.

Selanjutnya, masukkan password MySQL untuk Roundcube.

Ulangi lagi passwordnya lalu klik OK.

Tunggu beberapa saat hingga proses berlanjut dan muncul notifikasi konfigurasi untuk phpMyAdmin.

Gunakan password yang sama dengan database phpMyAdmin.

Ulangi kembali dengan memasukkan password yang sama.

Selanjutnya, lakukan konfigurasi phpMyAdmin dengan menggunakan Apache sebagai web server.

Tunggu hingga proses instalasi selesai. Setelah itu, akses EHCP melalui browser dengan alamat ipserver/ehcp.

Lakukan verifikasi dengan memasukkan IP server 192.168.197.214, kemudian klik “to here control panel” untuk masuk ke panel kontrol.

Lakukan verifikasi dengan memasukkan IP address server pada web browser. Setelah itu, login menggunakan username dan password.

Tampilan EHCP Panel akan muncul seperti gambar di bawah ini jika berhasil diakses.

Untuk menambahkan domain baru, silakan pilih menu Add Domain (All in One).

Selanjutnya, disini saya menambahkan satu domain kita bisa juga
menambahkan nama domain sesuai yang diinginkan.

Pastikan domain baru telah berhasil ditambahkan.

Untuk melakukan verifikasi pada user, bisa scroll ke bawah lalu klik menu Panel User List.

Dapat dilihat bahwa panel user untuk nama domain tersebut telah berhasil ditambahkan. Pada bagian ini, jumlah panel user masih bernilai 0 dan dapat diubah menjadi 1.

Pada halaman ini, ubah nilai Max Panel Users menjadi 1, kemudian isi Name dengan nama panel yang diinginkan. Setelah itu, klik tombol Submit / Gonder untuk menyimpan perubahan.

Lakukan verifikasi kembali dengan mengecek Panel User. Dapat dilihat bahwa data tersebut telah berhasil berubah.

Selanjutnya, kita dapat menambahkan nama domain menggunakan fitur Addon Domain.

Untuk domain kedua, unggah file melalui FTP terlebih dahulu. Buat akun FTP sesuai dengan nama Anda sebelum upload.

Tambahkan domain kedua dengan nama yang diinginkan.

Setelah itu pastikan nama domain telah berhasil ditambahkan.

Kemudian verifikasi bahwa sudah ada dua domain yang dibuat dengan mengeceknya di daftar domain.

Terlihat bahwa nama domain sudah muncul di daftar domain.

Verifikasi juga di direktori /etc/bind, di mana nama domain akan bertambah secara otomatis.

Kita bisa melihat nama domain sudah ada beserta ns dan emailnya. Disini aku cek didomain team07.net.

Lakukan hal yang sama ke nama domain tim07.net

Selanjutnya, kita akan memverifikasi dari client dengan menambahkan alamat IP pada interface kedua (ether2).

Lakukan restart jaringan dengan menjalankan perintah netplan apply lalu cek Ip Addressnya maka akan terlihat 2 interface.

Masukan IP Address yang ada di interface 2 ke PC Clinet dengan menggunakan Control Pannel.

Kemudian uji coba verifikasi ping dari client dengan ping ke dua domain.

Setelah itu, kita bisa menambahkan email dengan cara memilih dulu nama domain yang diinginkan.

Tambahkan email address terlebih dahulu dengan memilih panel add email
address.

Masukkan nama pengirim email sesuai dengan yang diinginkan.

Sekarang nama pengirim email sudah berhasil ditambahkan.

Setelah itu, kita bisa langsung mencoba dengan mengklik panel SquirrelMail.

Login menggunakan akun pengguna yang pertama kali didaftarkan.

Lakukan uji coba dengan mengirim email melalui opsi ‘Compose’.

Kita dapat mengirim email ke user kedua dengan mengisi data pesan sesuai keinginan.

Selanjutnya logout dari user 1 dan akan terdapat email masuk.

Kemudian login dengan user kedua.

Disini dapat dilihat proses pengiriman sudah berhasil.

Membuat domain dengan wordpress

Untuk membuat domain baru, pilih panel Easy Domain di WordPress.

Isi nama domain sesuai keinginan.

Pastikan nama domain baru telah berhasil ditambahkan.

Buat database untuk user terlebih dahulu pada domain tkj.net. Scroll ke bawah dan pilih panel MySQL.

Masukkan user database dan password-nya.

Selanjutnya buka web browser kemudian download wordpress disini : https://wordpress.org/download./

Kemudian extrak file tersebut menjadi sebuah folder.

Buka aplikasi filezilla isikan ip address dan passwordnya menggunakan port 22.

Arahkan path ke /var/www/vhosts/tkj.net/tkj.net/httpdocs, lalu hapus semua file yang ada di dalamnya.

Sebelum menghapus file tersebut ubah dulu direktorinya dengan perintah chmod 777 -R /var/www/vhosts/tkj.net/tkj.net/httpdocs/

Kemudian hapus file yang ada pada direktori tersebut.

Upload semua file wordpress ke dalam file yang sudah dikosongkan.

Setelah semua file berhasil diunggah, ubah nama file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.

Lakukan perubahan database sesuai dengan yang didaftarkan sebelumnya, ubah menggunakan notepad.

Lalu, atur kembali hak akses folder dengan menjalankan: chmod 755 -R /var/www/vhosts/tkj.net/tkj.net/httpdocs/.

Buka web browser pada sisi client kemudian mengklik tanda panah.

Isikan data base sesuai yang didaftarkan sebelumnya.

Tampilan wordpress jika berhasil diinstal.

Yap, itu dia praktek singkat pakai Easy Hosting Control Panel. Sekarang kalian udah bisa nambah domain, bikin email, dan kelola database sendiri. Gampang kan? hehehe. Jangan lupa dicoba ya!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *