PKL di Excellent ini jadi salah satu fase hidup yang rasanya bakal susah banget buat dilupain. Awalnya cuma mikir “oh, ini PKL”, tapi ternyata di sini aku dapetin jauh lebih dari itu. Di sini aku ketemu orang-orang friendly, dan bukan cuma jago di bidangnya, tapi juga mau berbagi dan ngebimbing. Aku juga ikut ngerasain langsung gimana rasanya terlibat di pekerjaan dan project yang beneran jalan sampai aku bisa melihat hasilnya sendiri, dan jujur, di titik itu perasaanku campur aduk banget. Terharu, seneng, dan ada rasa nggak nyangka kalau ternyata aku bisa ikut ambil peran di dalamnya. Selain itu, aku juga sambil belajar banyak hal yang bukan cuma soal teknis, tapi juga cara berpikir, cara bersikap, dan cara tumbuh jadi pribadi yang lebih baik. Pelan-pelan, aku mulai sadar kalau proses belajar itu nggak selalu soal seberapa cepat paham, tapi seberapa mau kita terlibat dan bertanggung jawab. Dan dari sinilah cerita ini dimulai.
Dulu, aku sempat ada di fase kehilangan arah. Ngerasa pengen belajar banyak hal, tertarik ke banyak bidang, tapi akhirnya semua cuma dijalanin setengah-setengah karena aku sendiri belum ngerti tujuan akhirnya mau ke mana. Sampai akhirnya aku memutuskan buat keluar dari zona itu dan masuk ke zona baru, lingkungan kerja sesungguhnya. Jujur aja, ini zona yang sebenernya aku takuti. Tapi aku juga sadar, kalau rasa takut itu terus aku pelihara, aku bakal stuck di tempat yang sama, muter di kebingungan yang itu-itu aja.
Lingkungan baru dimulai pada 09 April 2025. Hari di mana aku mulai mengenal lingkungan kerja yang sehat, yang bisa menerima kehadiran tim baru tanpa ngerasa canggung, yang terbuka buat sharing cerita dan pengalaman. Di sini juga aku ngerasain momen berharga, salah satunya bisa bertemu dan ngobrol langsung dengan alumni SMK 1. Aku dan Syifa bener-bener banyak banget sharing sama Pak Nugi dan Mba Fitra tentang masa sekolah, yang ternyata relate sama keadaan sekarang wkwk. Selain itu, aku juga dapet banyak arahan untuk aku kedepannya, kayak waktu aku, Pak Nugi, dan Pak Irrul kunjungan ke Komdigi. Di situ, Pak Irrul dan Pak Nugi ngasih penjelasan soal dunia perkuliahan, termasuk perbedaan jurusan TI dan SI, yang jujur aja bikin aku jadi mulai mikir lebih serius tentang langkah selanjutnya.
Bukan cuma itu, aku juga dapet banyak ilmu nonteknis yang mungkin kelihatannya sederhana, tapi dampaknya besar. Seperti cerita-cerita dari Pak Bos tentang hal-hal kecil dalam hidup, tapi ternyata bisa sangat berpengaruh untuk jangka panjang. Dari situ aku belajar bahwa kerja itu bukan cuma soal skill, tapi juga soal sikap, konsistensi, dan cara kita membawa diri.
Hal-hal seperti ini mungkin belum tentu bisa aku dapetin di tempat lain. Tapi di sini, di Excellent dengan lingkungan yang sehat dan suportif, aku bisa ngerasain kebersamaan dalam bekerja, belajar tanpa takut salah, dan tumbuh tanpa merasa sendirian. Alhamdulillah, aku bersyukur banget bisa dipertemukan dengan lingkungan seperti ini, lingkungan yang bukan cuma ngasih pengalaman kerja, tapi juga ninggalin bekas di cara aku memandang hidup ke depannya.

Lalu, aku masih bener-bener ga nyangka bisa dapat kesempatan untuk mengikuti dan merayakan ulang tahun Excellent yang ke 14. Di momen itu, aku ngerasa bukan cuma sebagai tim PKL, tapi sebagai bagian dari tim yang ikut tumbuh bareng. Suasana yang hangat, penuh tawa, dan rasa saling menghargai bikin aku makin sadar kalau lingkungan kerja yang sehat itu benar-benar berpengaruh ke cara kita menikmati proses. Momen ini memang terdengar sederhana, tapi rasanya ngasih ada dihati hehe. Excellent banget deh pokok nya PT. Excellent Infotama Kreasindo ini.

Kemudian, aku juga dipertemukan dengan yang biasa aku sebut “mba-mba” hehe. Mereka bener-bener Gen-Z banget wkwk. Biasanya, setelah pekerjaan selesai dan sebelum pulang, kita sempet ngobrol santai sebentar. Dari obrolan ringan itu, malah sering berujung lanjut main setelah jam pulang wkwk. Banyak sharing dan cerita yang ngalir gitu aja, bareng mba-mba yang obrolannya nyambung banget sama vibe Gen-Z kayak aku dan Syifa. Dari situ aku ngerasa kalau kebersamaan kecil seperti ini justru bikin hari-hari kerja jadi lebih hangat, nyaman dan nggak kerasa berat.
Foto diatas belum semua tim perempuan Excellent, masih kurang Mba Fitra, Mba Mardiah dan Juga Bu Indah yang mereka juga mengisi kebersamaan di Excellent ini. Terkadang aku dan Syifa juga diajakin makan siang bakso, selesai makan siang sharing-sharing lagi dengan mereka, dari cerita ringan sampai pengalaman yang bikin mikir. Hal-hal kecil seperti ini yang tanpa sadar bikin aku ngerasa lebih diterima dan nyaman selama PKL di sini.

Berakhirnya masa PKL ini (31 Desember 2025) bertepatan juga dengan berakhirnya tahun 2025. Tapi berakhirnya PKL ini bukan cuma soal waktu yang selesai begitu saja. Ada banyak proses, pelajaran, dan perasaan yang ikut tertinggal di dalamnya “perasaan apa tuh?” yaa adalah pokoknya hihihi. Semua pengalaman ini bakal jadi memori yang rasanya nggak mungkin aku lupain. Dari sini juga aku mulai punya arah tujuan yang lebih jelas, tentang apa yang ingin aku kejar, dan ke mana aku ingin melangkah selanjutnya.
PKL ini jadi titik di mana aku mulai lebih percaya sama proses, sama diri sendiri, dan sama langkah kecil yang pelan-pelan aku ambil. Mungkin belum semua jawaban aku temuin sekarang, tapi setidaknya aku sudah nggak berjalan tanpa arah seperti sebelumnya. Dan untuk itu, aku bersyukur pernah ada di fase ini, pernah belajar di lingkungan seperti Excellent, dan pernah jadi bagian dari cerita yang akan selalu aku ingat sebagai salah satu titik tumbuh dalam hidupku.
Terima kasih untuk PT Excellent Infotama Kreasindo beserta seluruh tim yang sudah memberikan aku kesempatan untuk belajar dan bertumbuh selama PKL di sana. Terima kasih atas bimbingan, kepercayaan, dan pengalaman berharga yang aku dapatkan. Semoga PT Excellent Infotama Kreasindo selalu diberikan kelancaran, terus berkembang, dan semakin sukses ke depannya. Aamiin.
Leave a Reply