Golang, Ngulik Strategi Webinar

Written by

in

Pagi ini aku bangun jam 3 pagi. “Loh, kenapa sepagi itu?” Yap, karena aku mau ngejar bikin laporan PKL untuk sekolah. “Kenapa nggak dari semalam aja?” Soalnya kalau aku begadang terus besoknya ada kegiatan, pasti jadi nggak fokus. Makanya aku lebih pilih bangun jam 3 pagi.

Sekitar jam 6 aku mulai siap-siap berangkat PKL, masukin barang-barang ke tas. Nggak lama kemudian Syifa kabarin kalau dia OTW ke rumahku. Sambil nunggu, aku belajar bahasa Inggris dulu di Duolingo. Pas jam 7, Syifa sampai, dan kita langsung berangkat ke markas sekitar jam 07:16. Sampai sana baru ada Ikhsan, Mang Gun, dan Pak Andez. Aku duduk dimeja yang cukup untuk 2 orang, buka laptop, dan cek lagi brainstorming yang kemarin aku buat, karena hari ini mau direvisi sama Mas Tyo.

Jam setengah 9 aku balik belajar Duolingo sampai hampir setengah 10. Setelah itu aku baca catatan Disway dari Bapak Dahlan Iskan yang berjudul Demi Rakyat. Intinya, tanggal 3 September kemarin ada parade militer besar di Beijing untuk memperingati 80 tahun kemenangan Tiongkok atas Jepang. Presiden Prabowo hadir setelah kondisi Indonesia membaik. Perayaan di Beijing meriah banget, sedangkan di Taiwan lebih sederhana. Walaupun hubungan ekonomi Tiongkok–Jepang cukup dekat, luka sejarah masih terasa. Parade itu juga nunjukin kekuatan Tiongkok, dengan Xi Jinping nyapa pasukan yang kompak jawab: “Demi mengabdi ke rakyat.”

Habis itu aku lanjut reminder team support soal project yang lagi jalan, chat satu per satu sambil nyiapin tabel rekap. Aku juga ingetin Mas Ridwan dan Pak Nugi buat update bulanan. Sambil nunggu, aku bantuin Syifa nyusun ulang mindmap karena yang kemarin masih ada revisi dan perlu ditambahin solusi dari aku, Vito, Ikhsan, dan Syifa sendiri.

Pas banget jam istirahat selesai, aku sama Syifa janjian diskusi sama Mas Tyo jam setengah 2 siang, dan beliau oke. Tadinya mau diskusi online, tapi aku kepikiran kenapa nggak langsung aja ke atas biar lebih jelas. Jadi kita langsung naik, terus mulai diskusi. Kurang lebih pembahasannya mirip dengan diskusi bareng Mas Ridwan kemarin. Aku nggak bisa jelasin detailnya di sini, hehe, jadi aku lanjut aja ke kegiatan berikutnya.

Setelah diskusi, aku lanjutin course Golang. Hari ini aku ngerjain 2 lab dan nonton 2 video materi. Isinya latihan soal sesuai video sebelumnya. Materi pertama tentang Slices. Jadi, slice itu mirip array tapi lebih fleksibel karena ukurannya bisa berubah-ubah. Slice nyimpen data lewat referensi ke array asli, dan punya tiga hal penting: alamat data awal, panjang, sama kapasitas. Bedanya sama array, slice lebih gampang dipakai buat nambah, ngurangin, atau motong data tanpa ribet bikin array baru.

Materi kedua tentang Maps. Maps itu struktur data buat nyimpen data dengan konsep key–value, kayak kamus: ada kata (key) dan artinya (value). Kalau slice/array pakai index angka, maps pakai key yang kita tentuin sendiri. Enaknya, maps gampang dipakai buat nyari, nambah, atau hapus data.

Nggak kerasa, udah jam 4 sore. Biasanya jam segini aku jadwalin untuk nulis blog ini dan bikin laporan kegiatan di mail Zimbra. Setelah nulis blog, aku sertain link-nya ke laporan kegiatan. Habis itu aku langsung siap-siap pulang.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *