Dari Bahasa Inggris sampai Script Linux

Written by

in

Pagi ini aku bangun jam setengah 6, langsung sholat subuh, terus siap-siap buat berangkat PKL. Pas turun, ternyata ibu udah nyiapin bekelku hari ini.

Aku nunggu kabar dari Syifa, kok nggak ada chat kalau dia otw ke rumahku. Eh, sekitar jam 07:10 dia baru sampai. Yaudah deh, kita langsung berangkat bareng dan tiba di markas jam 07:46. Sesampainya di sana, aku langsung duduk di tempat dudukku dan nulis jam hadir di buku jurnal PKL.

Setelah itu, aku buka laptop dan belajar bahasa Inggris pakai aplikasi Duolingo sampai jam 9. Memang sudah aku targetin minimal 1 jam sehari buat belajar. Harapannya nanti kalau udah terbiasa, bisa nambah jam belajarnya.

Di sela-sela belajar, aku dapat chat dari Mas Raihan buat siapin pengajuan OPS untuk kunjungan klien. Aku kerjain mulai dari ngedit form, minta tanda tangan ke atasan pemohon dan GM, terus aku ajukan ke Mbak Nanda. Setelah selesai, uangnya aku serahin ke Mas Tyo.

Habis itu aku lanjut baca catatan Disway yang ditulis Bapak Dahlan Iskan berjudul Tionghoa Sholehah. Intinya cerita tentang banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di Tiongkok lewat berbagai lembaga, salah satunya ITCC yang tahun ini memberangkatkan 250 mahasiswa ke sembilan universitas dengan jurusan populer seperti bisnis, kedokteran, dan AI. Pesantren Nurul Jadid juga rutin mengirim santri dengan dukungan LKPBT Jawa Timur. Mahasiswa Indonesia biasanya dikasih nama Tionghoa biar lebih gampang dipanggil. Selain itu, Disway juga mengirim wartawan, Bapak Doan Widhiandono, untuk magang lima bulan di media Tiongkok.

Setelah baca itu, aku lanjut ngedit video reels Zeze Zahra yang sempat ketunda. Hari ini aku edit 3 video, mulai dari cari ide judul, ngajuin ke Mbak Zahro, sampai bikin cover. Aku selesai sekitar jam setengah 11.

Lanjut lagi ke course, aku ngerjain bab Linux di bagian Shell Script for Beginners. Di sini aku lebih banyak praktik bikin dan memperbaiki script. Menurutku, bagian perbaikan lumayan tricky karena butuh teliti banget. Sempat pusing nyari letak salahnya, akhirnya aku tanya ke ChatGPT. Pas ketemu masalahnya, aku baru ngeh, “Ohh ternyata di situ salahnya” wkwk.

Di akhir subbab ada demo bikin website e-commerce, dan aku dikasih kesempatan buat nyobain. Script-nya sudah disiapin sama KodeKloud, jadi aku tinggal jalanin perintahnya. Tapi tetap harus hati-hati, soalnya kalau salah sedikit aja websitenya nggak bakal kebuka. Setelah selesai Bab Linux, aku langsung laporan ke Mas Tyo. Beliau bilang, “Oke, lanjut ke course selanjutnya ya.” Terus beliau nanya, “Kira-kira course berikutnya bisa selesai kapan?” Aku jawab, “Sekitar tanggal 19 September udah selesai, Mas.” Lalu Mas Tyo bilang, “Oke.”

Aku selesai belajar Linux sekitar jam setengah 4 sore. Habis itu sholat, terus sempat nyari-nyari tentang web hosting gratis. Rencananya sih pengen ganti blog, jadi aku browsing di YouTube dan iseng nanya ke ChatGPT juga. Baru nemu cara, tapi keburu jam 4, jadi aku lanjutin aja nanti di rumah. Jam 4 aku langsung nulis blog ini dan bikin laporan kegiatan di Zimbra.

Aku akhiri dulu catatan hari ini. Kalau mau tau cerita-cerita PKL lainnya, bisa cek juga tulisan sebelumnya di blog ini. Sampai jumpa di cerita besok

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *