Dari Notepad HP ke Microsoft To-Do: Upgrade To-Do List PKL

Written by

in

Pagi ini aku bangun pukul 05.00. Setelah shalat Subuh, aku langsung bersiap-siap untuk berangkat PKL. Selesai bersiap, aku merapikan kamar dan membuat sarapan yang sederhana. Tak lama setelah itu, Syifa menghubungiku bahwa dia sedang otw ke rumahku.

Begitu Syifa sampai, kami langsung berangkat karena waktu sudah menunjukkan pukul 07.09. Saat melewati jalan belakang Stasiun Bekasi, ternyata macet total hingga tidak bergerak. Akhirnya aku memutuskan untuk putar balik dan melewati jalur Summarecon.

Kami sampai di markas pukul 07.38. Sesampainya di sana, aku langsung mengeluarkan laptop dan headset, lalu mulai menyiapkan perangkat untuk bekerja. Aktivitas pertama adalah memeriksa email spam pada mail Proxmox. Kemudian, Ikhsan menghubungiku menanyakan spesifikasi untuk instalasi Zimbra dengan OS Rocky 9.

Setelah itu, aku lanjut belajar Bahasa Inggris menggunakan aplikasi Duolingo. Kemudian, aku membaca catatan dari Disway yang ditulis oleh Bapak Dahlan Iskan berjudul “Delapan Persen.” Inti dari catatan itu adalah bahwa Bapak Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% karena negara kita terancam masuk ke dalam middle income trap. GDP per kapita stagnan atau bahkan menurun. Untuk keluar dari jerat itu, solusi yang ditawarkan adalah fokus membangun ekonomi seperti sektor pariwisata dan mengurangi konflik politik.

Lalu aku mengerjakan course di subbab Database Basic. Saat sedang fokus belajar, Mas Tyo meminta bantuanku untuk membuat informasi aktivasi dengan paket Custom. File Custom tersebut harus diedit sesuai dengan data yang diberikan. Setelah aku edit, aku membuat file informasi aktivasi dan membagikannya di grup Telegram. Tapi, saat hendak menambahkan “periode mulai,” ternyata datanya tidak dicantumkan. Setelah aku tanyakan ke Mas Tyo, beliau bilang, “Cancel saja.” Jadi, file tersebut tidak aku lanjutkan.

Aku kembali melanjutkan course. Saat mengerjakan lab, tiba-tiba salah satu soal tidak bisa running. Padahal semua konfigurasi sudah benar. Aku coba konfirmasi ke ChatGPT, dan hasilnya juga menunjukkan bahwa semuanya sudah oke. Tapi tetap saja tidak bisa dikirim. Akhirnya aku meng-end lab, memulai ulang, dan berhasil mengirimkan jawabannya.

Setelah itu, aku mengerjakan tugas-tugas administrasi, seperti memberi stempel dan meterai. Aku juga memeriksa email spam quarantine di Proxmox dan memisahkan mana email asli dan mana spam. Selain itu, aku memeriksa aplikasi Aktiva untuk memastikan email pengiriman sudah berhasil. Jika ada yang gagal, aku langsung menghubungi pengirimnya.

Saat waktu istirahat tiba, aku dan Syifa keluar untuk makan siang. Aku beli pentol dan makan siang dengan nasi serta pentol. Setelah makan, aku lanjut mengedit video reels Zeze Zahra. Hari ini aku menyelesaikan satu video dan langsung mengirimnya ke Mbak Zahro, tinggal menunggu konfirmasinya.

Sambil menunggu, aku meminta tanda tangan ke Om Akoy untuk dokumen administrasi. Setelah itu, aku mencetak amplop untuk dokumen hari ini. Ada juga beberapa dokumen yang perlu ditandatangani oleh Pak Arif dan Om Ahmad.

Namun, sebelum aku sempat meminta tanda tangan, aku dipanggil oleh Mbak Zahro dan Mas Tyo ke lantai atas untuk briefing bersama Pak Bos, Mas Ridwan, Mas Zaidan, Pak Afandi, dan seluruh tim PKL. Dalam briefing, Pak Bos memberikan arahan dan motivasi bagi kami.

Setelah briefing, aku lanjut meminta tanda tangan ke Om Ahmad dan Pak Arif. Semua dokumen administrasi PT. Pindad aku scan lalu aku jadikan PDF. Ternyata ukuran filenya 90 MB, jadi aku diminta Mbak Mardiah untuk mengecilkannya. Setelah dikompres, langsung aku kirim.

Kemudian, aku mulai menulis blog ini. Saat sedang menulis, Mas Tyo menanyakan di grup Telegram soal di mana aku dan Syifa menyimpan to-do list. Aku jawab “di Notepad HP mas.” Lalu Mas Tyo memberi arahan untuk menggunakan Microsoft To-Do, serta memberikan akses VPN.

Saat aku coba akses, ternyata Mas Tyo belum memberikan akun login-nya. Tak lama, Mas Tyo turun ke bawah dan menjelaskan cara loginnya secara langsung. Setelah mendapatkan akses, aku coba tes ping menggunakan internet markas, dan hasilnya berhasil. Namun, saat menggunakan internet luar, ping ke IP VM bisa, tetapi ke IP PVE tidak bisa. Pak Nugi sempat membantu juga, namun karena waktu sudah menunjukkan pukul 16.30, akhirnya kami lanjutkan besok.

Sebagai penutup hari, aku melanjutkan menulis blog ini dan membuat laporan kegiatan di mail Zimbra.

Sekian cerita hari ini. Sampai jumpa besok, guys!

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *