Kisah PKL di Hari Rabu : Ram dan Instal ubuntu

Written by

in

Pagi ini aku bangun pukul 5, lalu langsung sholat subuh dan membereskan tempat tidur. Setelah itu, aku bersiap-siap untuk berangkat PKL dan membantu ibuku memasak sebentar untuk bekal hari ini.

Setelah bekalku siap, aku langsung sarapan. Tak lama kemudian, Syifa mengabari bahwa ia sedang dalam perjalanan ke rumahku.

Sesampainya Syifa di rumah, kami berdua langsung berangkat karena jam sudah menunjukkan pukul 07.30. Kami tiba di markas pukul 07.52, dan seperti biasa, aku langsung menyiapkan barang-barangku.

Aku membuka laptop untuk belajar Bahasa Inggris. Alhamdulillah hari ini belajarnya lancar tanpa kendala, dan aku berhasil menyelesaikan misi harianku dengan baik.

Tak lupa, aku juga membaca artikel Disway yang ditulis oleh Bapak Dahlan Iskan berjudul “Dag-dig-dug Danantara.” Dari artikel tersebut, aku bisa menarik garis besarnya: Danantara kini berkantor di bekas Plaza Bank Mandiri yang berganti nama menjadi Wisma Danantara. Perusahaan ini ditugaskan membantu pertumbuhan ekonomi melalui pengelolaan dana dari dividen BUMN dan investasi. Diharapkan lebih lincah dari BUMN, BI, dan OJK, Danantara dapat mendanai proyek-proyek negara. Tantangannya besar, apalagi jika nanti terjadi pergantian kepemimpinan.

Hari ini aku juga mengerjakan tugas administrasi di PT Excellent Infotama Kreasindo. Tugasnya antara lain memberi stempel dan meterai, meminta tanda tangan direksi, menyiapkan dokumen untuk dipacking, serta mencetak amplop pengiriman. Semua tugas itu harus selesai sebelum pukul 3 sore.

Aku juga sempat memeriksa email masuk dan memilah mana yang asli dan mana yang palsu—karena salah memilah bisa berdampak serius.

Aku juga menuliskan beberapa kwitansi petty cash untuk bulan Juni dan men-scan beberapa dokumen aktiva.

Di sela-sela semua itu, aku diminta oleh Mas Tyo untuk menginstal Ubuntu 22 dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Kemudian sekitar pukul 13.30, aku dan Syifa pergi ke Mega Bekasi lagi untuk mengganti RAM. Karena RAM yang kami ambil kemarin, saat dicoba di semua port (1–4), membuat server gagal menyala dan berbunyi beep. Tapi sebelum itu aku chat Toko Vgen nya terlebih dahulu untuk memastikan apakah masih bisa, dan setelah di balespun ternyata masih bisa di claim garansinya.

Akhirnya, aku dan Syifa langsung berangkat ke Toko V-Gen di Mega Bekasi untuk klaim garansi. Setelah prosesnya selesai, kami langsung pulang. Namun, di tengah perjalanan—tepatnya di daerah Summarecon Bekasi—tiba-tiba turun hujan. “Waduh, cuma bawa satu jas hujan lagi,” pikirku. Alhasil, kami berdua berteduh dulu sebentar.

Tak lama kemudian, hujan mulai reda meskipun masih gerimis. Kami pun melanjutkan perjalanan. Sebelum kembali ke markas, kami sempat mengisi bensin terlebih dahulu, lalu langsung menuju markas.

Kami tiba di markas pukul 16.00 dan langsung menunaikan sholat ashar. Setelah itu, aku menulis blog ini dan membuat laporan kegiatan harian melalui email Zimbra. Semuanya berhasil kami kirimkan tepat waktu.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *