Hallowww semuaa
Pagi ini diawali dengan sarapan yang masih sama seperti sebelumnya, yaitu roti panggang buatan ayahku, hehe. Biasanya aku sarapan setelah selesai bersiap-siap.
Saat aku lagi sarapan, Syifa ngabarin kalau dia otw menjemputku. Aku jawab, “Oke sip.” Setelah itu, aku memeriksa kembali barang bawaanku dan memastikan tidak ada yang tertinggal, biar nggak kejadian seperti kemarin,aku ketinggalan headset.
Sesampainya Syifa di rumahku, kita berdua langsung saja berangkat. Tapi, saat melewati Chicken BFC, di sana ada ricebowl, yang merupakan makanan kesukaan kita berdua. Kita berhenti dulu untuk membelinya, buat dimakan nanti siang. Setelah itu, kita lanjut perjalanan lagi.
Sampai kantor, aku langsung membuka laptop untuk mengerjakan misi harianku di Duolingo. Aku sedang ada di akhir bab “Membahas tentang olahraga”. Di sini aku mendapatkan beberapa pola kalimat serta kosakata baru, seperti “Who is your favorite player?”, “I like soccer, and you?”, dan masih banyak lagi.
Selanjutnya aku membaca artikel yang ditulis oleh Bapak Dahlan Iskan, berjudul 大同 (artinya: Datong). Dari artikel itu, aku bisa menangkap garis besarnya: Bapak Dahlan Iskan menceritakan perjalanannya ke Datong, Shanxi, Tiongkok, untuk mencari lokasi riset rahasia kereta super cepat yang kabarnya mampu melaju hingga 1200 km/jam. Meski tidak menemukan jejak riset tersebut, beliau justru terpukau oleh keindahan kota tua Datong dan situs-situs bersejarah seperti gua Buddha dan kuil di tebing. Kisah ini menjadi refleksi tentang kecepatan teknologi modern dan kesabaran luar biasa di balik karya-karya agung masa lalu.
Aku juga memeriksa email masuk dan memilah mana yang asli dan mana yang palsu. Proses ini penting karena kesalahan memilah email bisa berdampak besar. Saat aku periksa pagi ini, ternyata ada spam cukup banyak, jadi langsung saja aku hapus. Lalu Mas Tyo membuat pemberitahuan di grup Telegram bahwa pesan tersebut adalah spam.
Setelah itu, aku mulai membantu menyiapkan dokumen administrasi: mulai dari memberi stempel dan meterai, meminta tanda tangan direksi, menyiapkan dokumen untuk dipacking, sampai mencetak amplop pengiriman.
Aku juga mengedit beberapa video Zeze Zahra yang nantinya akan diunggah ke Instagram dan Facebook. Hari ini aku mengedit dua video untuk stok besok, dan Syifa juga mengedit satu video untuk beberapa hari ke depan.
Kesulitanku selama mengedit video adalah memikirkan judul video yang simple, natural, dan tidak berlebihan.
Setelah itu, aku memberi instruksi kepada Ikhsan (siswa PKL baru) untuk memulai course Linux.
Karena instalasi Zimbra-ku kemarin sudah berhasil, hari ini aku menargetkan untuk mengubah background lockscreen Zimbra-nya, dan yap, aku berhasil.

Untuk memahami perintah-perintahnya, aku sempat beberapa kali mengulangi proses pergantian background agar benar-benar paham maksud dari perintah tersebut.
Tapi, di sela-sela proses mengganti background, Mbak Mardiah memanggilku karena ada beberapa dokumen susulan yang harus dikirim hari ini juga. Jadi ya sudah, aku selesaikan saat itu juga, lalu lanjut lagi mengonfigurasi background.
Setelah itu aku menulis beberapa arsip petty cash, lalu meminta tanda tangan dari pihak-pihak yang bersangkutan.
Dan tak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 4 sore. Sudah waktunya aku menulis blog ini dan membuat laporan harian.
Tanpa lama – lama lagi aku langsung saja kirim laporan harian beserta link blog ini.
Leave a Reply