Pagi ini, aku dan Syifa memutuskan untuk tidak sarapan, jadi kami berangkat agak siang.
“Kenapa nggak sarapan ketoprak?” Karena tenggorokanku sedang radang, jadi aku belum bisa makan yang berat-berat dulu. Mungkin juga karena sebelumnya aku makan bumbu kacang. Biasanya kalau aku kebanyakan makan oalahan kacang, tenggorokanku jadi radang.
Nah, setelah aku dan Syifa memutuskan untuk tidak sarapan pagi ini, aku menyiapkan bekal yang sudah dibuatkan oleh ibuku. Jadi, aku tinggal memasukkannya ke dalam tempat makan saja. Tak lupa, aku juga menyiapkan minum beserta botolnya.
Aku rasa semua barang bawaanku sudah siap, dan insyaallah tidak ada yang tertinggal.
Aku langsung mengabari Syifa bahwa aku sudah siap. Kata Syifa, “Okei, otw wa.” Aku pun menunggunya di ruang depan.
Sesampainya Syifa di rumahku, kami langsung berangkat karena jam sudah menunjukkan pukul 07 lebih.
Sesampainya di kantor, sekitar pukul 07.32, aku langsung membuka laptop untuk mengerjakan misi harian di Duolingo.
Aku berhasil menyelesaikan misi harianku dengan sangat baik. Oh iya, by the way, aku masih berada di bab yang sama seperti sebelumnya, yaitu meminta bantuan saat berbelanja. Tetapi tentunya dong aku mendapatkan kosakata baru dan pola kalimat baru, contoh nya “The mall is very busy today” “How much are the shoes” dan masih banyak lagi.
Lalu aku membaca artikel disway yang ditulis oleh Bapak Dahlan Iskan yang berjudul Embun Diktator, dari artikel ini aku bisa menarik garis besarnya yaitu: membahas perbandingan antara sistem diktator di Tiongkok dan demokrasi, dengan sorotan pada bagaimana Tiongkok berhasil mengatasi kelemahan sistem diktator melalui sistem meritokrasi dalam Partai Komunis, sementara demokrasi seperti di Indonesia masih mencari cara untuk mengatasi kelemahannya.
Dan aku membantu menyiapkan dokumen administrasi mulai dari memberi stempel dan meterai pada dokumen administrasi, Meminta TTD Direksi, Menyiapkan dokumen administrasi untuk di packing, Print amplop pengiriman dokumen administrasi.
Lalu, aku juga menuliskan beberapa arsip kwitansi petty cash serta merapikan beberapa dokumen arsip petty cash. Aku juga meminta tanda tangan di beberapa kolom yang ada di kwitansi, karena kolom tersebut ditujukan untuk orang yang berbeda-beda.
Agar lebih mudah, aku menandai setiap bagian dengan pembatas buku berwarna. Setiap orang memiliki warna masing-masing, jadi tidak perlu repot mencari mana yang harus ditandatangani.
Aku juga memeriksa email masuk dan memilah antara yang asli dan yang palsu, karena kesalahan dalam hal ini tidak boleh terjadi.
Aku menyicil mengedit video reels Zeze Zahra yang nantinya akan di Instagram dan Facebook, hari ini aku mengedit 1 video dan ini akan dipost besok. Aku ngedit video ini butuh beberapa kali revisi judul, dan akhirnya dibenarkan oleh pak bos melalui mba Zahro.
Kemudian, aku juga melanjutkan course-ku yang kemarin sempat aku coba kembali menggunakan VM Proxmox. Hari ini, aku berhasil menyelesaikan 5 bab, dan tersisa 3 bab lagi untuk menyelesaikan course Git ini.
Saat aku sedang mengerjakan course Git, aku melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 15.15. Aku pun segera melaksanakan salat Ashar, lalu langsung menulis blog ini dan membuat laporan kegiatan hari ini. Aku mengirimnya tepat waktu, yaitu pukul 16.30. Setelah itu, aku langsung bersiap-siap untuk pulang, hehe.
Oke, mungkin itu saja kegiatan hari ini yang aku lakuin. Terima kasih buat yang udah baca sampai akhir. Sampai jumpa besok, ya!
Leave a Reply