Satu Bot Kurang? Yuk Cobain Multiple Hermes

Beberapa waktu lalu aku cuma punya satu Hermes. Satu bot Telegram yang bisa bantu tugas-tugas harian. Lumayan sih, udah cukup membantu. Tapi makin ke sini, makin kerasa kalau satu aja ternyata kurang.

Kok bisa?

Karena setiap tugas butuh fokus yang beda. Sales tracker butuh akses ke database Notion. Reminder harian butuh cron job yang jalan terus. Nulis blog butuh AI yang beda modelnya. Kalau semua digabung jadi satu bot, kadang chaos. Antrean panjang, respon lambat, dan campur aduk.

Makanya aku mulai eksperimen bikin lebih dari satu Hermes. Atau yang sekarang lagi aku garap, Multiple Hermes.

Apa sih Multiple Hermes itu? Sederhananya, kita punya beberapa AI Agent Hermes yang jalan barengan, masing-masing dengan tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri.

Berikut contoh real case dari aku.

Aku punya satu server yang isinya beberapa Hermes sekaligus:
Hermes #1 (Sales Agent) khusus handling database Notion Sales Campaign Tracker. Dia yang ngingetin jadwal kirim email, follow up client, dan ngasih laporan tiap batch. Bot ini ada di grup Telegram tim sales.
Hermes #2 (Personal Assistant) khusus buat aku pribadi. Bantu riset, draft artikel, dan tugas-tugas kreatif lainnya. Bot ini cuma di DM aku.
Hermes #3 (Dashboard Manager) khusus jaga dashboard monitoring dan log aktivitas. Dia yang handle kalau ada instance lain yang bermasalah.

Mereka semua jalan barengan di server yang sama, tapi masing-masing di container Docker terpisah. Jadi kalau Hermes #1 lagi sibuk ngolah data Notion, Hermes #2 tetap bisa bantu aku nulis tanpa gangguan. Gak ada rebutan resource, gak ada antrean panjang.

Terus gimana cara bikinnya?

Kuncinya ada di Docker. Setiap Hermes ditaruh di container terpisah. Masing-masing punya:
– Token Telegram sendiri jadi tiap bot punya username beda
– Penyimpanan dan memori sendiri data satu bot gak tercampur dengan yang lain
– Skills sendiri ada yang khusus sales, ada yang khusus pribadi

Tinggal atur di docker-compose.yml, jalanin, dan semua siap dipake barengan.

Yang paling berkesan dari eksperimen ini adalah satu hal: kadang kita butuh lebih dari satu alat buat nyelesein pekerjaan yang beda-beda. Gak semua harus dipaksain jadi satu. Dengan pisahin tugas ke beberapa agent, semuanya jadi lebih rapi, lebih fokus, dan lebih efisien.

Kalau kamu juga ngerasa satu bot mulai kewalahan, mungkin sudah waktunya cobain multiple Hermes. Gak perlu langsung banyak-banyak. Coba dua dulu. Rasain bedanya. Siapa tau kamu juga ngerasain hal yang sama kayak aku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *