Hari ini aku bangun jam 5 pagi, langsung sholat lalu siap-siap berangkat PKL. Aku juga nyiapin bekal yang udah dibuatkan sama ibu. Setelah semuanya beres, aku tinggal nunggu Syifa sambil belajar bahasa Inggris pakai aplikasi Duolingo.
Nggak lama kemudian Syifa sampai di rumahku. Kita berangkat bareng dan tiba di markas jam 07.32. Aku duduk di meja tengah, buka laptop, lalu baca catatan Disway kemarin. Setelah itu lanjut baca catatan hari ini yang berjudul “Benih Sapujagat”. Dari tulisan itu aku bisa nangkep garis besarnya: Bapak Dahlan Iskan bercerita tentang perjalanannya ke Changsha, ibu kota Hunan, mengunjungi pusat riset padi milik Bapak Yuan Longping. Beliau adalah ilmuwan Tiongkok yang menemukan benih unggul sehingga negaranya terhindar dari kelaparan. Meski tidak pernah meraih Nobel, beliau mendapat penghargaan tertinggi dari negara. Pusat riset itu kini berkembang jadi perusahaan besar yang terus meneliti berbagai varietas padi. Dari perjalanan itu penulis melihat bagaimana ketekunan seorang ilmuwan bisa membawa perubahan besar hingga mengangkat taraf hidup jutaan orang.
Selesai baca, aku lanjut belajar bahasa Inggris lagi di Duolingo. Pas banget setelah aku selesaikan misi harian, Om Ahmad ngabarin untuk join meeting bareng beliau, Mas Zaidan, Mas Tyo, Mas Raihan, Mas Ridwan, Vito, Ikhsan, dan aku. Meeting itu bahas tentang tugas kemarin dan juga ada pembagian tugas baru. Karena aku masih awam soal Proxmox VE, setelah meeting aku coba cari tahu dulu tentang hardisk RAID.
Awalnya aku coba kerjain di PVE 21, tapi ternyata nggak bisa. Aku sempat tanya ke ChatGPT dan juga ke Ikhsan serta Vito. Dari hasil tanya-tanya, aku disarankan cek LINSTOR Controller lewat shell, tapi shell di PVE 21 nggak bisa dibuka. Akhirnya aku dikasih akses PVE dari servernya Vito. Setelah login, aku langsung install Proxmox VE sesuai tugas yang dikasih Om Ahmad. Setelah itu lanjut lagi ke tugas berikutnya, aku cari tahu dulu lewat ChatGPT dan beberapa website. Ternyata bisa juga lewat GUI, setelah tanya Vito dan Ikhsan. Ya sudah, aku coba dulu pakai GUI.
Di sela-sela itu, Mas Tyo minta tolong bikinin informasi aktivasi SMTP Relay. Sementara itu Pak Arif juga minta tolong print dokumen berita acara. Aku kerjain print dokumen dulu, lanjut bikin informasi aktivasi, baru setelah itu kembali ke tugas utama. Lagi asik ngulik, Mas Tyo minta tolong lagi buat get data spamming. Nggak lama kemudian jam istirahat tiba. Aku makan bekal dari rumah, terus scroll TikTok sebentar, lalu lanjut kerjain tugas sampai akhirnya selesai juga. Nanti langkah-langkahnya bakal aku tulis di blog selanjutnya.
Setelah itu aku sekalian bikin dokumentasi. Eh, pas lagi ngerjain, Mas Tyo minta tolong merge file PDF. Aku bantu dulu, terus tau-tau waktu udah jam setengah 4. Aku sholat bareng Mbak Zahro, lalu lanjut nulis blog ini sekaligus nyusun laporan kegiatan hari ini.
Hari ini memang cukup padat, mulai dari belajar, meeting, sampai ngerjain berbagai macam tugas. Tapi justru dari semua itu aku merasa banyak banget dapat pengalaman baru, apalagi soal Proxmox yang awalnya aku masih awam banget. Walaupun sempat bingung dan bolak-balik nanya, akhirnya aku bisa juga nyelesaiin task yang dikasih. Dari sini aku belajar kalau proses itu nggak selalu mulus, tapi dengan usaha, bertanya, dan nggak gampang nyerah, semuanya bisa dilewati.
Leave a Reply