
Konfigurasi VPS sebagai shared hosting adalah proses pengaturan sebuah Virtual Private Server (VPS) agar dapat digunakan untuk menampung beberapa website atau pengguna dalam satu server yang sama. Pada konsep ini, sumber daya server seperti CPU, RAM, dan storage digunakan bersama-sama, namun tetap dikelola dalam satu lingkungan VPS.
Dengan mengonfigurasi VPS sebagai shared hosting, satu server dapat melayani banyak website sekaligus, sehingga lebih efisien dan hemat biaya. Konsep ini sering digunakan untuk pembelajaran, pengujian, atau penyediaan layanan hosting sederhana sebelum beralih ke server dengan skala yang lebih besar.
Yuk, langsung aja kita masuk ke tutorial konfigurasi VPS sebagai shared hosting berikut ini dan ikuti langkah-langkahnya satu per satu.
Studi Kasus
Pada konfigurasi VPS sebagai shared hosting ini, aku memiliki 3 client yang masing-masing akan dibuatkan website. Ketiga client tersebut akan ditempatkan dalam satu VPS yang sama, sehingga seluruh website dapat diakses melalui satu server, namun tetap dikelola secara terpisah.
Melalui studi kasus ini, aku akan melakukan konfigurasi server agar setiap client memiliki website masing-masing, mulai dari pengaturan domain, web server, hingga database yang digunakan. Dengan konsep shared hosting, sumber daya server akan digunakan secara bersama-sama, namun tetap diatur agar setiap website dapat berjalan dengan baik.
Studi kasus ini aku gunakan sebagai simulasi sederhana untuk memahami bagaimana sebuah VPS dapat dikonfigurasi menjadi shared hosting yang melayani beberapa website sekaligus.
Konfigurasi DNS
Langkah pertama, yaitu lakukan konfigurasi DNS pada masing masing domain, nah pada video ini kami akan menggunakan 3 domain, selanjutnya tambahkan ip publik VPS pada bagian A record untuk menghubung 3 domain pada satu VPS.
- Penambahan A Record pada Domain Client 1 (zahwajulianaptr.my.id)
- Penambahan A Record pada Domain Client 2 (syifaafauziah.my.id)
- Penambahan A Record pada Domain Client 3 (fachrifajratul.web.id)
Konfigurasi Pada VPS
Sebelum melakukan penginstalan. Perbarui Repository terlebih dahulu dengan menggunakan perintah apt update.

Langkah berikutnya, membuat User pada masing-masing Client agar user tersebut memiliki direktori sendiri, pada langkah ini jalankan perintah adduser.
- Penambahan User 1 (Zahwa)
- Penambahan User 2 (Syifa)
- Penambahan User 3 (Fahri)
Instalasi Apache
Kemudian lakukan instalasi apache2 dengan perintah apt install apache2 -y , apache ini digunakan untuk menjalankan beberapa website dalam satu VPS dengan fitur Virtual Hosts.

Selanjutnya, Kita akan membuat Virtual Host untuk setiap Domain agar setiap user memiliki Direktori sendiri untuk menyimpan file website setiap pengguna, Untuk membuka file Konfigurasi Apache dengan menjalankan perintah nano /etc/apache2.conf

Ubah direktori root disesuaikan dengan direktori home dari masing masing user, Setiap direktori home user terletak pada direktori /home.

Kemudian masukan perintah dibawah ini untuk berpindah direktori, Direktori ini menyimpan konfigurasi virtual host untuk server web.

Kemudian, buat file konfigurasi untuk setiap client. Setelah itu, lakukan konfigurasi untuk membuat virtual host sesuai dengan domain masing-masing.
- Client 1 (Zahwa)
- Client 2 (Syifa)
- Client 3 (Fahri)
Selanjutnya masukan Perintah ini digunakan untuk menonaktifkan direktori.

Untuk mengaktifkan Virtual Host tersebut menggunakan perintah a2ensite. Dan Nonaktifkan juga Virtual Host 000-default.conf menggunakan perintah a2dissite. Lakukan hal ini ke masing-masing Client.

Langkah berikutnya, Untuk memuat ulang Konfigurasi Apache dengan menggunakan perintah systemctl reload apache2.

Langkah selanjutnya yaitu masuk ke masing masing direktori yang sebelumnya dibuat, kemudian buka file index.html untuk diedit menggunakan Nano Editor.

Kemudian edit file index.html sesuai keinginan masing masing, pada bagian ini buat tulisan (Selamat Datang Di Website Zahwa !!!!). Heading ini nantinya akan ditampilkan sebagai teks besar di halaman web.

Selanjutnya jalankan perintah chmod - r 777 /home/zahwa Perintah ini digunakan untuk mengubah hak akses (permission) dari direktori /home/fahri beserta seluruh isinya secara rekursif (-R). Nilai 777 berarti memberikan hak akses penuh kepada semua pengguna.

Perintah ini digunakan untuk me-restart Apache Web Server, memastikan layanan berjalan dengan konfigurasi terbaru atau memperbaiki masalah yang mungkin terjadi.

Lakukan langkah berikut pada masing-masing clinet.
Akses Website
Konfigurasi sudah selesai, sekarang kita bisa membukanya langsung di website.

Sampai di tahap ini, konfigurasi VPS sebagai shared hosting sudah berhasil dilakukan. Mulai dari pengaturan server hingga pembuatan virtual host untuk setiap client, semuanya menjadi bagian dari proses belajar yang cukup seru dan menambah pemahaman aku tentang cara kerja server.
Semoga tulisan ini bisa jadi catatan pembelajaran dan juga membantu pembaca yang ingin mencoba mengonfigurasi VPS sebagai shared hosting. Kalau masih pemula, nggak apa-apa pelan-pelan, karena dari proses inilah pemahaman tentang server dan hosting bisa terus berkembang.
Leave a Reply