Pagi ini aku bangun jam 03.20 karena niatnya mau ganti puasa. Tapi pas udah makan, eh ternyata aku haid, jadi ya nggak jadi deh puasanya. Huhu. Akhirnya aku nunggu sampai menjelang pagi. Habis Subuh, malah ketiduran dan dibangunin Ibu.
Ibu: “Dek, bangun.”
Pas liat jam, udah jam 06.15! Aku langsung buru-buru siap-siap buat berangkat PKL. Aku chat Syifa, ternyata dia masih sarapan. Aku udah siap dan tinggal nunggu dia aja.
Jam 7 lewat, Syifa kabarin kalau dia udah siap dan mau otw ke rumahku. Begitu dia nyampe, kita langsung berangkat. Alhamdulillah perjalanan nggak terlalu macet. Seperti kemarin, kita mampir beli dimsum dulu buat sarapan, baru lanjut ke markas.
Kita sampai di markas jam 07.40. Di sofa depan udah ada siswa PKL baru. Aku langsung duduk di tempatku dan mulai belajar bahasa Inggris lewat aplikasi Duolingo.
Setelah itu aku baca catatan Disway dari Bapak Dahlan Iskan yang judulnya Gemes Garuda. Inti tulisannya: Presiden Prabowo ingin menyelamatkan Garuda Indonesia supaya bisa jadi kebanggaan nasional lagi. Tapi suntikan dana besar ke Garuda perlu dipikirkan matang-matang supaya nggak memperburuk efisiensi investasi (ICOR). Jadi kalau Garuda dibantu, harus ada proyek lain yang lebih efisien untuk menyeimbangkannya.
Lanjut, Mba Mardiah minta tolong buat siapin alamat pengiriman dokumen hari ini dan juga print beberapa sertifikat. Aku langsung cari alamatnya di folder dan print di amplop putih. Sertifikatnya juga aku print. Tapi ada satu klien baru yang belum dikasih alamatnya sama Mba Mardiah—katanya “nanti ya”.
Terus Mba Zahro juga ngabarin aku, ngirim mentahan video yang harus diedit hari ini. Karena di Facebook ada target posting, jadi sekarang harus upload dan edit 2 video. Video pertama aku potong dari 1 menit 40 detik jadi 1 menit 30 detik (biar bisa diupload ke Facebook). Video kedua cuma ganti musik, cover, dan judul.
Sambil edit video, aku juga ngerjain tugas accounting: kasih stempel, meterai, dan minta tanda tangan ke Om Akoy.
Lanjut edit video lagi, eh tiba-tiba udah masuk waktu istirahat. Aku makan siang dulu, baru habis itu lanjut edit. Di tengah-tengah proses, Mba Mardiah kirim alamat klien baru, jadi aku langsung bikin alamat di amplop putih dan packing suratnya.
Editan video kelar jam 14.37. Tapi sambil nunggu video selesai di-download, aku juga sambil cek konfigurasi multi-server ku yang kemarin.
Jadi kemarin itu nggak bisa diakses lewat browser karena port 8080 di server Mbox belum dibuka. Malamnya aku benerin, dan akhirnya bisa dibuka lewat browser. Setelah itu aku langsung tidur karena udah jam 22.05.
Hari ini aku mau tes kirim email, tapi gagal. Muncul pesan “try again”. Aku cari tahu ke ChatGPT, katanya schema-nya belum tersinkron ke MTA dan Mbox pas install. Aku coba-coba benerin, tapi di tengah-tengah itu Mas Tyo chat di grup minta tolong install Zimbra single server.
Mas Tyo kasih script DNS dan kriteria yang dia mau. Aku mulai dari install Rocky 9 (Kenapa nggak pake template aja? karena template-nya dihapus sama Syifa wkwk). Installnya selesai jam 4 sore dan aku konfirmasi ke Mas Tyo kalau install Zimbra-nya malam aja. Kata beliau: “Oke.”
Setelah itu aku lanjut nulis blog ini. Tapi tiba-tiba Bu Rahmi minta tolong scan dokumen kunjungan. Langsung aku bantuin scan, dan sekarang aku lanjutin nulis blog dan siap-siap bikin laporan untuk dikirim via Zimbra Mail.
Leave a Reply