Aku nggak tahu kenapa, tapi malam selalu punya suasana yang berbeda.
Semakin malam, semuanya terasa lebih tenang. Chat mulai sepi, suara kendaraan berkurang, dan orang-orang mungkin sudah sibuk dengan dunianya masing-masing. Tapi justru di jam-jam seperti itu, isi kepalaku malah jadi paling berisik.
Kadang aku cuma rebahan sambil lihat langit-langit kamar, tapi pikiranku ke mana-mana.
Tiba-tiba inget hal-hal lama yang sebenarnya udah lewat. Inget obrolan kecil, kejadian random, orang-orang yang dulu dekat lalu perlahan asing. Bahkan hal memalukan beberapa tahun lalu pun kadang muncul lagi entah dari mana.
Lucu ya, otak manusia memang suka aneh kalau malam.
Ada juga momen dimana aku mulai mikirin masa depan. Tentang nanti hidupku bakal gimana, apakah semua yang aku usahakan sekarang bakal ada hasilnya atau nggak. Kadang aku takut tertinggal, takut gagal, takut ternyata aku nggak sebaik yang aku kira.
Dan semakin dipikirin, semakin susah tidur.
Padahal siang harinya aku terlihat biasa aja. Masih ketawa, masih ngobrol, masih menjalani hari seperti nggak ada apa-apa. Tapi malam memang selalu punya cara untuk membuka semua isi kepala yang dari tadi disibukkan.
Kadang aku juga merasa sepi, walaupun sebenarnya nggak benar-benar sendiri.
Entah kenapa ada malam-malam tertentu yang bikin semuanya terasa kosong. Bukan sedih yang besar, cuma perasaan aneh yang bikin hati terasa penuh tapi juga kosong di saat yang sama.
Biasanya kalau sudah begitu, aku cuma buka playlist lagu pelan, matiin lampu kamar, lalu mencoba menenangkan pikiranku sendiri.
Tapi belakangan ini aku mulai sadar kalau mungkin semua orang juga punya “berisiknya” masing-masing saat malam. Ada yang memikirkannya diam-diam, ada yang menulisnya, ada juga yang cuma memendam semuanya sendiri. Dan mungkin aku cuma salah satunya.
Sekarang aku nggak lagi terlalu memaksa diriku untuk selalu punya jawaban atas semua hal. Nggak semua ketakutan harus selesai hari ini. Nggak semua masa depan harus langsung terlihat jelas sekarang juga.
Kadang kita cuma butuh tidur, istirahat, lalu mencoba lagi besok pagi. Walaupun nanti malam isi kepala itu mungkin akan datang lagi.